BANGKALAN – Kinerja H. Arief M Edie selaku PJ Bupati Bangkalan dinilai cukup signifikan, dan bermanfaat bagi Masyarakat Kabupaten Bangkalan. Beliau juga begitu dengan dengan masyarakat serta selalu tanggap darurat atas keluhan warga Bangkalan.
Dalam kepemimpinanya Arief membawa Bangkalan meraih meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuanagan (BPK) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2023.
Anugerah opini WTP diserahkan secara langsung oleh Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur Karyadi kepada Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan Dr. Arief M. Edie, M.Si dan Ketua DPRD Bangkalan Efendi di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Sidoarjo, pada Kamis (2/5/2024).
Dengan diterimanya WTP tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangkalan konsisten mempertahankan predikat WTP selama 7 tahun berturut-turut.
H Arief Mulya Eddy, M.S.i Pj Bupati Bangkalan
Merespon hal tersebut, ketua DPW Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur memberikan apresiasi dan penghargaan atas prestasi PJ Bupati Bangkalan.
Moh Hosen ketua DPW KAKI Jatim sangat mengapresiasi PJ Bupati Bangkalan atas kinerja dan kontribusinya untuk warga Bangkalan.
“Saya mengapresiasi setinggi tinginya bapak PJ Bupati Bangkalan sudah melakukan kinerja dengan sungguh-sungguh. Itu semua dirasakan oleh masyarakat, respon cepat yang dilakukan beliau pun terhadap keluhan masyarakat harus diapresiasi,” papar Hosen. Sabtu (18/5/2024).
Sejak beberapa bulan menjabat di Kabupaten Bangkalan, M Arief sudah bekerja secara maksimal. Salah satunya, sudah sangat dekat dengan warga Bangkalan dan sudah menjalan programnya dengan baik.
“Artinya Pj. Bangkalan sudah bekerja dengan baik, tidak tidur saja tetapi memikirkan Bangkalan yang lebih baik. Semoga PJ Bupati Bangkalan selalu diberikan kesehatan dan selalu Istiqomah untuk membawa Bangkalan lebih baik,” kata Hosen.
Sembari berharap, Hosen juga berharap Bangkalan terus mampu mempertahankan predikat WTP ini, sehingga Bangkalan dapat menjadi contoh Kabupaten yang lainnya. “Yakni Kabupaten yang bersih dari permasalahan administrasi keuangan,” ujarnya.
Penulis: Syaiful
