BANGKALAN- Pemkab Bangkalan telah mempersiapkan diri menyambut kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pelaksanaan Program Roadshow Bus KPK 2024.
Dijadwalkan rombongan Lembaga Antikorupsi akan melakukan serangkaian kegiatan kerja selama 4 hari di Bangkalan terhitung mulai 30 Mei hingga 2 Juni 2024.
“Dengan tema, Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi’, dalam pelaksanaan Program Roadshow Bus KPK 2024 sebagaimana termaktub dalam surat KPK bernomor B/2861/DKM.02/80-83/5/2024 yang ditujukan kepada H. Arief Mulya Edie, M.S.i, PJ Bupati Bangkalan.
“Dalam kesempatan itu, rombongan KPK Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat memilih Kabupaten Bangkalan sebagai lokasi pemberangkatan awal dalam rangkaian pelaksanaan roadshow di empat wilayah; Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten.
Menyikapi Kedatangan Rombongan KPK Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat, Moh Hosen Aktivis Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Dewan Pimpinan Wilayah Provinsi Jawa Timur mengatakan, Pendidikan tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana itu penting untuk diketahui kelangan pejabat, masyarakat dan pelajar.
“Namun perlu diingat, bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah lembaga antikorupsi yang menyikapi Kebijaksalahan pejabat pemerintah, manakala ada penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang, baik soal Korupsi, Gratifikasi atau pencucian uang pasti akan di tangkap.
Ini merupakan peluang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk datang ke Kabupaten Bangkalan dengan kemasan adakan Pelaksanaan Program Roadshow Bus KPK 2024. “Itupun gunakan anggara negara, karena Bangkalan hanya menyediakan tempat pelatihan pendidikan tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana Korupsi.
Terindikasi Deputi Analis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mencium aroma gratifikasi lelang jabatan Eselon II pada 2023 dan Fee Proyek, baik Pokir, infrastruktur pembangunan jalan kabupaten maupun gedung dan pengadaan barang dan jasa (Barjas) yang nilainya Miliaran rupiah, suatu saat akan diungkap oleh KPK,” ujar Aktivis KAKI, Senin 27 Mei 2024.
Penulis: Kusnadi
