Hukum Pidana di indonesia saat ini : Hukum Pidana adalah cabang dari hukum yang berkaitan dengan pengaturan dan penegakan sanksi atau hukuman terhadap tindak pidana yang dilakukan oleh seseorang.
Hukum pidana mengatur tindak pidana, proses penyidikan, pengadilan, serta pelaksanaan putusan hukum pidana di indonesia.
Tujuan utama dari hukum pidana adalah untuk mencegah terjadinya tindak pidana dan melindungi masyarakat dari kejahatan,
serta memberikan sanksi kepada pelaku kejahatan sebagai bentuk tanggung jawab atas perbuatannya. Hukum pidana juga bertujuan untuk menjaga ketertiban dan keamanan sosial dalam masyarakat.
Sanksi hukuman yang diberikan dalam hukum pidana dapat berupa hukuman denda, hukuman kurungan, hukuman pidana mati, atau hukuman lainnya sesuai dengan kebijakan yang berlaku di masing-masing negara.
Baca Juga : 20+ Aplikasi Edit Background Foto Terbaik, Mudah Digunakan!
Hukum pidana meliputi apa saja?

Hukum pidana di indonesia meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan pengaturan dan penegakan sanksi atau hukuman terhadap tindak pidana. Beberapa hal yang termasuk dalam lingkup hukum pidanadi indonesia pdf antara lain:
- Tindak pidana atau perbuatan yang dilarang oleh undang-undang.
- Sanksi atau hukuman yang diberikan terhadap pelaku tindak pidana, seperti hukuman denda, kurungan, atau pidana mati.
- Proses penyidikan dan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana, termasuk hakim, jaksa, dan polisi.
- Pelaksanaan putusan hukum pidana, termasuk pemasyarakatan dan pembebasan bersyarat.
- Hak dan kewajiban pelaku tindak pidana dalam sistem hukum pidana, termasuk hak untuk didampingi pengacara dan kewajiban untuk membayar ganti rugi kepada korban.
- Asas-asas hukum pidana, seperti asas legalitas, asas kesalahan, asas keadilan, dan asas proporsionalitas.
Hukum pidana di indonesia uga dapat dibagi menjadi beberapa sub-bidang, seperti hukum pidana materiil yang mengatur tentang tindak pidana dan sanksinya, dan hukum pidana formil yang mengatur tentang proses penyidikan dan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana.
Baca Juga : Kumpulan 200 Gambar Lucu Terbaru 2023, Bikin Ngakak Seharian!
Jenis hukum pidana ada berapa?

Secara umum, hukum pidana di indonesia dapat dibedakan menjadi dua, yaitu hukum pidana materiil dan hukum pidana formil.
- Hukum Pidana Materiil: mengatur tentang tindak pidana dan sanksinya, serta menjelaskan unsur-unsur yang harus ada untuk menetapkan seseorang bersalah dalam melakukan tindak pidana. Hukum pidana materiil juga mengatur tentang pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana, seperti jenis hukuman yang dapat diberikan dan batasannya.
- Hukum Pidana Formil: mengatur tentang proses penyidikan dan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana, termasuk hakim, jaksa, dan polisi. Hukum pidana formil juga mengatur tentang prosedur pengadilan, hukum bukti, dan hak-hak pelaku tindak pidana selama proses penyidikan dan pengadilan.
Namun, terdapat pula perbedaan dalam hal jenis-jenis hukum pidana di Indonesia berdasarkan wilayah hukum masing-masing negara.
Ada beberapa negara yang memiliki hukum pidana umum, yang mengatur tentang tindak pidana yang berlaku di seluruh wilayah hukum negara tersebut,
serta hukum pidana khusus yang mengatur tentang tindak pidana tertentu yang hanya berlaku di wilayah hukum tertentu.
Baca Juga : Cara Download Vidmate Versi Lama 2014 dengan Mudah
Apa saja contoh kasus hukum pidana?

Contoh kasus penerapan hukum pidana di indonesia antara lain:
- Kasus pembunuhan: Seseorang yang dengan sengaja membunuh orang lain dapat dikenai sanksi hukum pidana di Indonesia, seperti hukuman penjara atau bahkan hukuman mati.
- Kasus pencurian: Seseorang yang mengambil barang milik orang lain tanpa izin atau tanpa hak dapat dikenai sanksi hukum pidana, seperti hukuman denda atau kurungan.
- Kasus penipuan: Seseorang yang dengan sengaja menipu atau mengelabui orang lain untuk memperoleh keuntungan dapat dikenai sanksi hukum pidana di Indonesia, seperti hukuman denda atau kurungan.
- Kasus narkoba: Seseorang yang memproduksi, mengedarkan, atau mengonsumsi narkoba dapat dikenai sanksi hukum pidana, seperti hukuman penjara atau bahkan hukuman mati di beberapa negara.
- Kasus kejahatan korporasi: Perusahaan atau badan usaha yang melakukan tindak pidana, seperti pencucian uang atau korupsi, dapat dikenai sanksi hukum pidana, seperti hukuman denda atau bahkan pencabutan izin usaha.
- Kasus kekerasan seksual: Seseorang yang melakukan kekerasan seksual terhadap orang lain, seperti pemerkosaan atau pelecehan seksual, dapat dikenai sanksi hukum pidana, seperti hukuman penjara atau bahkan hukuman mati di beberapa negara.
Semua contoh kasus di atas termasuk dalam tindak pidana yang diatur dan dikenai sanksi hukum pidana di indonesia.