Matel Berkeliaran Di Kalideres, Warga Pertanyakan Kinerja Kapolsek Kalideres

JAKARTA – Hosnews.id- Warga Kalideres menganggap kepemimpinan Kompol Abdul Jana selama menjabat sebagai Kapolsek Kalideres dianggap kurang pro masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh sejumlah warga Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Menurut mereka, faktor utama yang menyebabkan Abdul Jana mendapat respon negatif yakni tidak bisa memberantas aksi premanisme yang dilakukan oleh sekelompok debt collector alias mata elang (matel).

“Itu matel masih pada nongkrong di pinggir sepanjang jalan menuju Tegal Alur dan Kamal, terutama di wilayah Citra 5 dan Menceng,” ujar salah satu warga yang tidak mau disebutkan inisialnya, kepada wartawan, Rabu (31/7/2024).

Mereka meminta Kapolda Metro Jaya untuk merotasi Kapolsek Kompol Abdul Jana untuk diganti dengan Kapolsek yang baru, yang mengerti kondisi terutama di wilayah hukum Kalideres.

“Kalau kami sih maunya pak Jana segera diganti dengan kapolsek yang baru bila perlu yang pernah bertugas di Kalideres,” ujarnya.

Keresahan masyarakat soal sekelompok debt collector atau mata elang (matel) sangat beralasan.

Sebab, dalam melakukan aksinya, mereka (matel) tidak segan-segan menghentikan pemotor yang dianggap menunggak cicilan.

Bahkan mereka tidak segan-segan mencabut kunci motor, menyita hingga mengeluarkan kata-kata umpatan kepada pengendaranya.

Meski demikian, masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa walaupun aksi matel tersebut tidak dibenarkan oleh hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Kalideres Kompol Abdul Jana belum memberikan jawaban konfirmasi yang disampaikan wartawan lewat Whatsapp (WA).

(Lbs)

Baca Lainya :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img