BANGKALAN – Simpang siur rekomendasi partai untuk kandidat Pilkada Bangkalan mulai jadi sorotan publik lantaran banyak partai yang belum melamar Bakal calon bupati dan wakil bupati Bangkalan periode 2024-2029 sedangkan pendaftaran di KPU sudah mulai mepet yakni tanggal 27-29 Agustus 2024.
Masyarakat bertanya tanya apakah kandidat Pilkada Bangkalan 2024 hanya untuk pasangan Calon Lukman hakim dan Moch Fauzan Jakfar dengan melawan kotak kosong di 27 November 2024 sehingga rekomendasi para partai akan jatuh kepada Kedua Bakal Calon dimaksud dalam artian mendapatkan rekomendasi borongan.
Namun sepertinya masih ada kandidat lain selain Lukman Hakim dan Moch Fauzan Jakfar yang juga menjadi sorotan partai untuk memberikan rekomendasi menuju Pilihan Bupati dan wakil Bupati Bangkalan 2024 namun untuk sementara masih senyap senyap saja mungkin karena masih ada jedah waktu pendaftaran di KPUD Bangkalan.
Menyikapi Pemilukada Kabupaten Bangkalan 2024, Moh Hosen Aktivis Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKK) Dewan Pimpinan Wilayah Provinsi Provinsi Jawa Timur mengatakan bahwa Demokrasi Politik di Bangkalan ngeri-ngeri sedap dan menuai tanda seru mulai dari tahapan tahapan proses pencalonan sehingga mendekati pendaftaran calon bupati dan Wakil pada tanggal 27-29 Agustus 2024.
Pasalnya sudah ada dua kandidat yang sudah mendeklarasikan sebagai pasangan Calon Bupati dan wakil Bupati Bangkalan yakni Lukman Hakim dan Moch Fauzan Jakfar dengan mendapatkan Rekomendasi dua partai politik yaitu PDIP serta PKB dan apakah Partai-partai yang tersisa ikut merekomendasi keduanya juga.
"Pada pilpres 2024 kemaren, Partai Gerinda menjadi Lawan Politik partai PDIP dan PKB apakah di Pilkada Bangkalan 2024 menjadi kawan alias bersatu padu mengikuti arahan ketua umum PDIP dan PKB," Kata Hosen KAKI, Kamis (08/08/2024).
“Diketahui sebelumnya, Partai pengusung utama Prabowo dan Gibran tentunya Gerindra. Prabowo Subianto merupakan Ketua Umum-nya. Seiring berjalannya waktu, 3 partai lain, yakni Golkar, PAN, dan Demokrat turut merapat ke kubu Prabowo. Berikutnya yang menyusul terdiri dari PBB, Gelora, Garuda, serta Prima.
Partai politik pengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, yakni PDI-P, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Perindo, dan Hanura.
Anies Baswedan yang diusung oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) telah mendapat dukungan dari tiga partai politik utama di parlemen. Ketiga partai politik tersebut adalah Partai Nasdem dengan 59 kursi, PKB dengan 58 kursi, dan PKS dengan 50 kursi.
Kami berharap ketua Umum partai pengusung Prabowo Gibran maupun bukan pendukung untuk memberikan rekomendasi kepada kandidat Pilkada Bangkalan yang paham dengan Demokrasi Indonesia menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan budaya.
Selanjutnya memiliki integritas yang tinggi patuh dan taat terhadap setiap Norma, aturan dan ketentuan yang berlaku, tidak menyimpang kekiri atau kekanan dan selalu bertindak untuk kepentingan orang banyak serta melayani masyarakat atau anggota organisasi dengan hati yang tulus dan ikhlas,” tegas Aktivis KAKI Jatim.
Penulis: Hosnews
