WAYKANAN – ini oknum yang bikin hancur dan bejat nama baik atau citra polisi sehingga sekarang oknum tersebut mempertanggung jawabkan perbuatanya.
Beginilah nasib seorang berkehendak tapi tidak kesampaian dan tidak mampu, akhirnya meyamar polisi alias pokisi gadungan terima akibatnya.
EEP ecak-ecak polisi taunya seorang polisi gadungan asal Baradatu, Kabupaten Waykanan di tangkap tim gabungan Reskrim Polsek Seputih Banyak, Lampung Tengah dan Reskrim Polsek Baradatu pada Senin 22 Agustus 2022.
Pria berinisial BH ini diduga memeras uang jutaan rupiah dari cewek asal Lampung Tengah dengan ancaman penyebaran video bugil.
Saat di grebek di rumah kontrakanya, BH alias Heru Saputra ditangkap di rumah kontrakan teman di Kampung Bakti Negara, Baradatu.
Saat di lakukan penangkapn, pelaku tidak menyadari ke datangan polisi sampai di sergap tanpa perlawanan.
Setela orang tersebut yang mengaku polisi itu di geledah polisi, ia mengatakan kontrakan itu bukan tempat tinggalnya.
BH ditangkap atas dugaan pemerasan terhadap seorang perempuan warga Seputih Banyak, Lampung Tengah.
Polisi palsu tersebut saat di mintai keterangan oleh polisi asli ,mengakui Pelaku sering video call dengan membujuk korban bugil alias tanpa busana.
Momen seperti tersebut, di rekam pelaku hingga beberapa kali. Korban menuruti bujukan karena pelaku mengaku seorang anggota kepolisian dan tertarik padanya.
Dan wanita itu pun atau Perempuan tersebut tidak menyadari sosok polisi itu hanya sebagai kedok penipuan dan video bugil dirinya menjadi senjata pemerasan dirinya.
Atas kejadian tersebut BH meminta transfer uang dan mengancam video bugil nya tersebut bakal disebar melalui Facebook jika permintaan uang tidak di kabulkan.
Pada Awalnya korban transfer uang Rp 3,5 juta. Selang beberapa waktu, BH kembali minta, karna di nilai kurang banyak dengan cara sama namun nominal makin besar yaitu Rp10 juta.
Tapi, korban hanya sanggup mentransfer Rp1 juta.
Akhirnya wanita tersebut merasa tertekan, perempuan ini melaporkan pemerasan itu ke Polsek Seputih Banyak, Polres Lampung Tengah.dan
Tim gabungan membawa BH ke rumah kontrakannya di Tiuh Balak Pasar, Baradatu guna mencari barang bukti pemerasan. Polisi pun melaku kan penggeledahan.
Tidak disangka, petugas menemukan seragam polisi bernama Heru Saputra dengan pangkat bripka. Pelaku juga menyimpan pistol mainan guna meyakinkan modus nya mengelabui korban.
Pemeriksaan Polsek Baradatu mengungkap pengakuan BH menipu korban dengan mengaku sebagai intel polisi berpangkat bripka asal Polres Bogor, Jawa Barat.
Meski permintaan transfer Rp10 juta tidak terkabul, pelaku bersumpah belum pernah menyebarkan video bugil ke media sosial.(Wis 389 Her).
