BANGKALAN – Beredar kabar duka bahwa Ulama’ Kharismatik KH Zubair Muntashor Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Cholil Bangkalan telah berpulang Ke Rahmatullah pada hari Minggu 28 April 2024.
Diketahui Kiai Zubair adalah putra pasangan K.H. Muntashor, pendiri Pesantren Nurul Kholil, dan Nyai Nazhifah binti K.H. Imron bin K.H. Muhammad Cholil – yang lebih akrab dengan panggilan Kiai Cholil Bangkalan atau Syaichona Cholil Bangkalan. Jadi, Kiai Zubair adalah cicit Syaichona Cholil.
Kami (Moh Hosen) dan segenap Keluarga Lembaga Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) mengucapkan انا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Selamat Jalan Waliyullah KH Zubair Muntashor Semoga Allah SWT Merahmati.
Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diampuni segala kesalahan serta diterima segala amal ibadahnya oleh Allah dan semoga keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan dan kekuatan iman lahir batin.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ
“Ya Allah, ampunilah ia, kasihilah ia, berilah ia kekuatan, maafkanlah ia, dan tempatkanlah di tempat yang mulia (surga), luaskan kuburannya, mandikan ia dengan air salju dan air es. Bersihkan ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju putih dari kotoran, berilah ganti rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah ganti keluarga (atau istri di surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan ia ke surga, jagalah ia dari siksa kubur dan neraka.
“Kisah luar biasa, sekitar pada tahun 2008 dikala kami (Moh Hosen) menginap di Pondok Pesantren Nurul Cholil Bangkalan sepulang Ziarah dari Makam Syaikhona Kholil Bangkalan.
Saya bermimpi Di jam 1/3 malam atau sekitar jam 01: 30 Wib seluruh santri dibangunin oleh beliau KH Zubair Muntashor untuk melaksanakan sholat Tahajud dengan pegang pecut, namun saya dipeluk oleh KH Zubair Muntashor ternyata setelah bangun, saya kaget karena Beliau ada disamping saya.
“Dalam mimpi, saya membawa 1 sandal dari Pondok Pesantren Nurul Cholil Bangkalan, kemudian 1 sandal lagi Saya Kembalikan dan akhirnya menjadi satu Pasang. Setelah itu saya bangun dan mengikuti sholat Shubuh berjemaah.
Beliau merupakan Ulama Kharismatik yang peka dengan Santrinya terbukti menjelang persiapan sholat Shubuh santri yang tertidur duduk ditegor pakai pecut tapi saya sendiri yang dibiarkan dan beliau hanya senyum dengan saya. Dalam artian KH Zubair Muntashor tahu mana santrinya dan orang yang bukan Santri Pondok Pesantren Nurul Cholil Bangkalan.
Semoga beliau KH Zubair Muntashor Ulama Kharismatik (Waliyullah) Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Cholil Bangkalan selalu dirahmati dan diridhai Allah SWT serta ilmunya manfaat Barakah sampai yaumil Qiyamah.
Penulis: Hosnews
