JAKARTA – Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Listyo Sigit menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan yang baru menggantikan Dudung Abdurachman, yang beralih tugas menjadi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
Moh Hosen Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur mengucapkan selamat dan sukses kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo dipercaya menjadi Kepala Staf Kepresidenan, semoga Amanah dalam menjalankan tugas Negara,” ujarnya, Jumat (02/10/2026).
Presiden Prabowo memberikan tugas kepada Jenderal Listyo Sigit mantan Kapolri bukan mandat yang sangat mudah. Melainkan ikut andil dalam perjuangan Kabinet Merah Putih yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan Budaya,” papar Hosen KAKI Jatim.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) bertugas memimpin Kantor Staf Presiden untuk memberikan dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam mengendalikan program prioritas nasional, mengelola isu strategis, dan menyelesaikan hambatan lintas kementerian,” ungkapnya.
Adapun tugas utama Kepala Staf Kepresidenan yang diberikan kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang pernah menjabat sebagai Kapolri selama 5 tahun lebih sebagai berikut:
Pengendalian Program Prioritas: Mengawal, memantau, dan memastikan program prioritas nasional berjalan efektif serta tepat sasaran.
Pengelolaan Isu Strategis: Mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan masalah atau hambatan terkait isu-isu strategis nasional.
Koordinasi Lintas Sektor: Menjadi penghubung dan mengoordinasikan kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah guna memangkas hambatan birokrasi (debottlenecking).
Pengaduan Masyarakat: Menampung, mengevaluasi, dan menindaklanjuti laporan serta keluhan dari masyarakat terhadap program pemerintah.
Kami berharap Jenderal Listyo Sigit Prabowo mampu mengemban Amanah dengan baik dan tetap berkoordinasi dengan lembaga lain sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto,,” pungkas Ketua KAKI Jatim. (Dhaman-Huri)
