H Arief Mulya Edie, M.S.I Pj Bupati Bangkalan Salurkan Bantuan Beras Untuk Masyarakat

BANGKALAN – Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan Arief M Edie ikut menyerahkan bantuan berupa beras kepada masyarakat kurang mampu pada kegiatan penyaluran bantuan pangan cadangan beras Pemerintah, di Kelurahan Mlajah, Bangkalan, Rabu (31/01/2023).

Pada kesempatan itu Pj Bupati mengatakan, bantuan beras seberat 10 Kg merupakan program Pemerintah tahun 2024 melalui Badan Pangan Nasional yang ditujukan selain untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat, terutama masyarakat kurang mampu, bantuan ditujukan untuk menekan harga beras di pasar agar tidak naik.

Untuk Kabupaten Bangkalan, bantuan beras akan disalurkan kepada 102.516 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 18 Kecamatan. Untuk sementara, bantuan beras akan diberikan selama 3 bulan, yaitu dari Januari hingga Maret.

β€œPemerintah telah merencanakan penyaluran bantuan pencadangan beras untuk 6 bulan, namun untuk sementara akan disalurkan selama 3 bulan untuk bulan Januari-Maret. Jika kondisi memungkinkan, bantuan akan dilanjutkan untuk 3 bulan selanjutnya, yaitu bulan April-Mei,” jelas Pj Bupati.

β€œPenyaluran bantuan pada hari ini merupakan distribusi bantuan untuk bulan Januari. Karena itu, saya mengimbau agar distribusi dan penyalurannya dapat terlaksana dengan cepat sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat segera memenuhi kebutuhannya,” kata Pj Bupati.

Sedangkan untuk proses distribusi, Pj Bupati mengatakan bantuan akan didistribusikan ke kecamatan-kecamatan yang kemudian akan disalurkan ke Kepala Desa dan KPM.

β€œSaya minta para Forkopimcam khususnya Camat untuk terus mengawal proses distribusinya,” tegas Pj Bupati.

Sementara itu Pimpinan BULOG Cabang Madura, Kuswadi, mengatakan beras bantuan yang disalurkan kepada masyarakat merupakan beras jenis medium.

β€œUntuk Kabupaten Bangkalan, setiap bulan akan kita salurkan sebanyak 1.020 ton, jadi untuk bantuan dari Januari hingga Maret nanti, totalnya 3.060 ton.

Terkait stok beras di Kabupaten Bangkalan, Kuswadi mengatakan hingga 3 bulan ke depan masih aman.

Terlebih lagi setelah bulan Maret nanti, para petani juga akan panen sehingga diharapkan akan menambah stok pangan beras dan menekan harga beras. (Timhos)

Berita terkait

spot_img

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini