Ketua KAKI DPW Jatim Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H

SURABAYA – Idul Adha merupakan hari besar kedua bagi umat Islam setelah Idul Fitri. Perayaan ini diperingati tiap tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah, atau sekitar 70 hari setelah Hari Raya Idul Fitri. Ibadah ini samahalnya Idul Fitri, umat Muslim melaksanakan salat sunnah Idul Adha secara berjamaah di masjid atau di lapangan terbuka.

Dalam kesempatan ini, Moh Hosen Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Dewan Pimpinan Wilayah Provinsi Jawa Timur mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 semoga ada hikmah dalam mengingat kisah pilu Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail As,” kata Hosen KAKI,” Jumat (06/06/2025).

Pada hari raya idul Adha 1446 H/2025 tidak sedikit umat Islam melakukan penyembelihan Hewan Korban, Baik Sapi maupun Kambing sesuai apa yang telah ditentukan oleh ajaran agama Islam dan tidak lepas mengikuti jejak kisah Nabi Ibrahim AS dan Ismail As ketika keduanya mendapat ujian dari Allah SWT,” papar Hosen KAKI.

Dalam artian, umat Islam harus bersyukur kepada Allah SWT karena waktu itu Nabi Ismail As tidak jadi disembelih untuk persembahan namun diganti seekor Kambing kemudian kambinglah yang disembelih atas perintah Sang Kholik Alam jagat,” tegasnya.

Kisah ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya ketaatan dan pengorbanan kepada Allah. Ibadah kurban adalah bentuk pengorbanan yang dilakukan oleh umat Islam untuk meneladani kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang tidak semua orang mampu menjalaninya.

Hari raya ini juga menandai puncak pelaksanaan ibadah haji, di mana jutaan umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Kota Mekkah untuk menunaikan ibadah haji, yang merupakan rukun Islam kelima,” terang Ketua KAKI DPW Jatim.

Bagi umat Muslim yang belum berkesempatan menunaikan haji, berkurban menjadi salah satu bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT pada momen Idul Adha. Berkurban adalah amalan utama yang dilakukan dengan menyembelih hewan ternak sebagai bentuk ibadah,” ujarnya.

Diketahui makna Idul Adha juga tak lepas dari kisah keteladanan Nabi Ibrahim a.s dan putranya, Nabi Ismail As yang sangat mengharukan dalam kehidupan karena ketika itu mengisahkan persembahan penyembelian seorang putra kesayangan atas perintah Allah SWT.

Awal mulanya Nabi Ibrahim bermimpi harus menyembelih anaknya, kemudian mimpi tersebut disampaikan kepada Ismail. Saat Nabi Ibrahim bersiap menyembelih Ismail, Allah menggantikannya dengan seekor kambing. Kisah ini menjadi dasar ibadah kurban dalam Islam, sebagai bentuk ketaatan dan pengorbanan kepada Allah,” ungkap Hosen KAKI. (Rofi’i)

Baca Lainya :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img