Ketua KAKI Jatim Dukung Komjenpol Wahyu Widada Tekankan Pentingnya Polri Berintegritas Sebagai Pelindung dan Pengayom Masyarakat

JAKARTA – Komjen Wahyu Widada Irwasum Polri menekankan pentingnya integritas, disiplin, dan dedikasi tinggi dalam menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kepercayaan publik melalui kerja yang transparan, akuntabel, dan berpedoman pada nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.

Irwasum Polri tegaskan kepolisian mengikuti prosedur dengan benar, tingkatkan pengawasan internal, dan pastikan setiap tindakan kepolisian dapat dipertanggungjawabkan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama dalam mendukung sektor pariwisata yang menjadi ikon Indonesia di mata dunia.

Karena integritas merupakan fondasi utama kepolisian untuk membangun kepercayaan masyarakat, yang mencakup kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab dalam penegakan hukum. Polisi berintegritas menolak korupsi dan penyalahgunaan wewenang serta bertindak etis (berprilaku sesuai dengan prinsip moral).

Menyikapi hal ini, Moh Hosen Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur yang juga penyambung Aspirasi Masyarakat mendukung Komjenpol Wahyu Widada Irwasum Polri menekankan pentingnya Polri Berintegritas Sebagai Pelindung dan Pengayom Masyarakat karena Kepolisian Republik Indonesia adalah alat Negara,” ujar Ketua KAKI Jatim, Senin (02/02/2026).

Berdasarkan Pasal 13-15 UU No. 2 Tahun 2002 tugas kepolisian yaitu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan. Polri berperan dalam menjaga keamanan dalam negeri dengan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia,” papar Hosen KAKI Jatim.

“Kolaborasi antara polisi dan masyarakat juga merupakan langkah strategis untuk meningkatkan etika dan integritas. Masyarakat perlu dilibatkan dalam proses pengawasan dan penilaian terhadap kinerja kepolisian. Misalnya, dalam program komunitas polisi yang mengedepankan partisipasi masyarakat,” tegasnya.

“Pemimpin dalam kepolisian memiliki tanggung jawab besar dalam menegakkan etika dan integritas. Membangun teladan yang baik melalui tindakan nyata dan mendorong diskusi berkelanjutan tentang etika di tingkat internal dapat membantu menciptakan lingkungan kerja yang sehat,” tuturnya.

“Setiap individu di lingkungan kepolisian memiliki tanggung jawab untuk menciptakan budaya etika dan integritas. Dengan penerapan prinsip-prinsip ini secara rigor, Polisi Nasional Indonesia dapat memastikan bahwa mereka berperan sebagai pelindung masyarakat yang dapat dipercaya,” Pungkasnya.
(Kusnadi)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Wakapolri Komjenpol Dedi Prasetyo

Irwasum Polri Komjenpol Wahyu Widada

Kadivhumas Polri Irjenpol Johnny

Baca Lainya :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img