Pembangunan KDMP di Kecamatan Geger Diduga Tidak Sesuai RAB dan Penuh Ancaman Dari Oknum TNI

BANGKALAN- Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) merupakan lembaga ekonomi berbasis gotong royong yang beranggotakan warga setempat, dirancang sebagai mesin bisnis untuk meningkatkan kesejahteraan, kemandirian ekonomi, dan memberdayakan potensi lokal desa. termasuk di kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan.

Diketahui pada Jumat 30 Januari 2026 salah satu oknum babinsa kec, geger yang di beri tugas mengawasi proses pembangunan KDMP di desa tegar priyah kec, geger kabupaten bangkalan merasa terusik dgn kedatangan aktivis dan wartawan dari lokasi proyek pembangunan KDMP desa setempat.

Kedatangan mereka berdasarkan adanya aduan dari masyarakat kepada salah satu aktivis antikorupsi dan media di bangkalan terkait pembangunan KDMP di desa tegar priah yang di duga telah di kerjakan asal-asalan dan tidak sesuai RAb, tujuan aktivis dan media ke lokasi proyek tersebut, untuk memastikan kebenaran aduan masyarakat tersebut dan ingin mengklarifikasi nya.

Namun sesampainya di lokasi proyek oknum babinsa kulit hatam dan badan besar tersebut langsung membentak aktivis dan media yang baru nyampe di lokasi, dengan nada ancaman dan akan menculik warga yang di duga telah mengadukan pada mereka.

“Dengan lantang menyapa, siapa kamu? Kemudian Awak media minta ijin untuk mengambil dokumentasi atas pelaksanaan bangunan tersebut namun tidak diperbolehkan. Jangan! saya sudah tahu siapa orang nya yang mengadukan sama kamu. “nanti saya culik dia” ucap nya kepada media dan aktivis itu dengan nada mengancam.

TNI yang tugas utamanya adalah memberikan rasa aman kepada negara dan rakyatnya dari ancaman kerusuhan dan keributan justru bertindak sebagai preman yang tidak pernah mengedepankan moral, dan etika.

Padahal fungsi Babinsa dalam proses pembangunan koperasi desa merah putih adalah memberikan teritorial dan pengamanan wilayah.
Babinsa juga bertindak sebagai ujung tombak dalam komunikasi sosial menghubungkan program dengan masyarakat setempat sebagai bentuk kolaborasi strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

Pada dasarnya keterlibatan TNI dalam pembangunan koperasi desa merah putih bertujuan untuk memastikan program berjalan cepat, transparan, dan akuntabel tanpa mengambil alih pengelolaan yang tetap di tangan masyarakat.
Pendirian KDMP pemerintah bekerja sama dengan PT Agrinas dan melibatkan Babinsa dan satuan teritorial, TNI membantu survei konstruksi gerai/gudang, logistik, dan menjaga stabilitas wilayah agar program berjalan tepat sasaran dan aman. (Nasiruddin)

Presiden Prabowo Subianto

Panglima TNI Agus Subiyanto

Pangdam V/Brawijaya adalah Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Rudy Saladin, M.A..

Baca Lainya :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img