KAKI Jatim Minta Presiden Prabowo Subianto Evaluasi Harga BBM Demi Selamatkan Ekonomi Rakyat

JAKARTA – Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia Jawa Timur (KAKI JATIM), Moh Hosen, meminta Presiden Prabowo Subianto segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dinilai semakin membebani masyarakat dan mengancam kestabilan ekonomi rakyat kecil.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul naiknya sejumlah harga BBM di berbagai SPBU sejak awal Mei 2026. Menurut Moh Hosen, kenaikan harga BBM berdampak langsung terhadap meningkatnya biaya hidup masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih belum stabil.

“Pemerintah harus peka terhadap kondisi rakyat hari ini. Harga BBM yang terus tinggi membuat ekonomi masyarakat semakin sulit bergerak. Presiden Prabowo harus turun tangan mengevaluasi kebijakan ini demi menyelamatkan ekonomi rakyat,” tegas Moh Hosen, Sabtu (16/5/2026).

Ia menilai kenaikan harga BBM tidak bisa dianggap persoalan biasa karena efeknya sangat luas terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat. Mulai dari harga kebutuhan pokok, biaya transportasi, distribusi barang hingga usaha kecil ikut terdampak.

“Kalau BBM naik, otomatis harga sembako ikut naik. Ongkos angkutan naik, biaya produksi naik, rakyat kecil yang paling merasakan dampaknya. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah pusat,” ujarnya.

Diketahui, sejumlah perusahaan penyedia BBM seperti PT Pertamina (Persero), PT Vivo Energy Indonesia, BP-AKR dan Shell Indonesia telah melakukan penyesuaian harga BBM per 4 Mei 2026.

Beberapa harga BBM yang menjadi sorotan di antaranya Pertamax Rp12.300 per liter, Dexlite Rp26.000 per liter hingga Shell V-Power Diesel dan Diesel Primus yang mencapai Rp30.890 per liter.

Moh Hosen menegaskan bahwa tingginya harga BBM jenis diesel menjadi ancaman serius bagi sektor transportasi dan logistik nasional. Menurutnya, jika pemerintah tidak segera mengambil langkah konkret, maka kondisi ekonomi masyarakat akan semakin terpuruk.

“Jangan sampai rakyat dipaksa bertahan di tengah tekanan ekonomi yang semakin berat. Negara harus hadir melindungi masyarakat kecil, bukan malah membiarkan harga-harga terus melambung,” katanya.

Adapun daftar harga BBM terbaru di sejumlah SPBU per Mei 2026 di antaranya:

Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp12.300 per liter
Pertamax Green: Rp12.900 per liter
Pertamax Turbo: Rp19.900 per liter
Pertamina Dex: Rp27.900 per liter
Dexlite: Rp26.000 per liter
BP 92: Rp12.390 per liter
BP Ultimate Diesel: Rp29.890 per liter
Revvo 92: Rp12.390 per liter
Diesel Primus: Rp30.890 per liter
Shell V-Power Diesel: Rp30.890 per liter

Ia juga mengingatkan bahwa visi Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045 harus dibangun dengan fondasi kesejahteraan rakyat, bukan hanya pembangunan infrastruktur semata.

“Percuma bicara Indonesia Emas kalau rakyat masih kesulitan membeli BBM dan kebutuhan sehari-hari. Pemerintah harus memastikan kebijakan energi benar-benar berpihak kepada rakyat,” sindirnya.

KAKI Jatim mendesak Presiden Prabowo segera mengambil langkah nyata untuk menstabilkan harga BBM dan menjaga daya beli masyarakat agar roda ekonomi rakyat tetap berjalan.

“Kami berharap Presiden Prabowo mendengar suara rakyat kecil. Evaluasi harga BBM, stabilkan ekonomi masyarakat dan jangan biarkan rakyat semakin tercekik oleh tingginya biaya hidup,” pungkas Ketua KAKI Jatim. (Syaif)

Baca Lainya :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img