Berantas Narkotika Hingga Ketahanan Pangan, KAKI Jatim Puji Kapolres Bangkalan dan Kasatnatkoba

BANGKALAN — Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur, Moh Hosen, memberikan apresiasi terhadap kinerja Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. dan Kasatnatkoba Iptu Kiswoyo Supriyanto, S.H, Menurutnya, kepemimpinan Kapolres Bangkalan tidak hanya terlihat dalam upaya penegakan hukum, tetapi juga melalui langkah preventif, penguatan keamanan, hingga dukungan terhadap ketahanan pangan masyarakat.

Moh Hosen menilai kinerja kepolisian seharusnya tidak hanya dilihat dari penghargaan yang diterima pimpinan, tetapi lebih jauh dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

“Yang patut diapresiasi adalah ketika seorang Kapolres mampu menggerakkan seluruh jajarannya untuk bekerja dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Prestasi bukan hanya soal penghargaan, tetapi bagaimana keamanan dan ketertiban benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Moh Hosen, Kamis (10/9/2026).

Salah satu hal yang menjadi perhatian KAKI Jatim adalah keberhasilan jajaran Polres Bangkalan dalam Operasi Tumpas Semeru 2026. Sepanjang Agustus 2026, polisi berhasil mengungkap 20 kasus tindak pidana narkotika dengan mengamankan 23 tersangka.

Dari jumlah tersebut, 19 tersangka diketahui berperan sebagai pengedar dan empat lainnya sebagai pengguna. Polisi juga menyita barang bukti sabu dengan total berat mencapai 98,64 gram.

Moh Hosen mengatakan, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh. Penindakan terhadap pelaku perlu dibarengi dengan upaya pencegahan, khususnya melalui edukasi kepada generasi muda.

“Memberantas narkoba tidak cukup hanya menangkap pelaku. Edukasi kepada pelajar harus diperkuat agar generasi muda memahami bahaya narkoba sejak dini. Ini bagian penting dari pencegahan,” tegasnya.

Menurutnya, lingkungan sekolah tingkat SMP dan SMA menjadi salah satu ruang strategis untuk memperkuat sosialisasi bahaya narkoba. Dengan edukasi yang konsisten, para pelajar diharapkan memiliki pemahaman dan daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkotika.

Selain pemberantasan narkoba, KAKI Jatim juga mengapresiasi keterlibatan jajaran Polres Bangkalan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Jajaran Polsek dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pemanfaatan lahan produktif serta pengembangan pekarangan pangan bergizi di wilayah masing-masing.

“Peran kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum. Polisi juga bisa menjadi penggerak berbagai program sosial yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” jelas Moh Hosen.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan sinergitas tiga pilar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kolaborasi antara Bhabinkamtibmas, perangkat desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Bangkalan memiliki karakter sosial dan budaya yang kuat. Pendekatan humanis dengan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama sangat penting. Keamanan tidak bisa dibangun oleh polisi sendiri, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Moh Hosen berharap pola kepemimpinan yang menggabungkan penegakan hukum, pencegahan, pendekatan humanis, serta pemberdayaan masyarakat dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“KAKI Jatim mengapresiasi kinerja Kapolres Bangkalan. Kami berharap prestasi dan inovasi yang sudah berjalan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi terus ditingkatkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bangkalan,” pungkasnya. (Syaif)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Wakapolri Komjenpol Dedi Prasetyo

Irwasum Polri Komjenpol Wahyu Widada

Kadivhumas Polri Irjenpol Johnny Eddizon Isir

Kapolda Jatim Irjenpol Nanang Avianto

Baca Lainya :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img