Wajib Tahu, Gejala Penyakit Asam Lambung, Penyebab & Cara Mengobatinya

Penyakit Asam lambung adalah cairan yang dihasilkan oleh sel-sel pada lapisan lambung yang berguna untuk membantu mencerna makanan yang masuk ke dalam lambung.

Penyakit Asam lambung terdiri dari asam klorida dan enzim pencernaan lainnya, yang berfungsi untuk membantu memecah protein dan menghancurkan bakteri atau virus yang masuk bersama dengan makanan.

Asam lambung biasanya terkandung dalam lambung dan dijaga agar tidak naik ke kerongkongan oleh sphincter esofagus bawah, yaitu otot yang menghubungkan antara lambung dan kerongkongan.

Namun, ketika sphincter esofagus bawah tidak bekerja dengan baik, maka asam lambung dapat naik ke kerongkongan dan menyebabkan gejala asam lambung atau GERD (gastroesophageal reflux disease).

Baca Juga : 34+ Makanan Tradisional Indonesia Beserta Asal Daerahnya

Apa ciri ciri Penyakit Asam lambung?

Sakit lambung dapat menunjukkan berbagai gejala, beberapa di antaranya meliputi:

  • Nyeri perut: Sakit lambung seringkali ditandai dengan rasa nyeri atau kram di perut bagian atas atau tengah.
  • Mual dan muntah: Gejala ini dapat disebabkan oleh iritasi pada dinding lambung atau ulkus yang terbentuk.
  • Perut kembung: Sensasi kembung pada perut seringkali juga dihubungkan dengan sakit lambung.
  • Rasa terbakar atau perih di ulu hati: Ini biasanya dianggap sebagai tanda dari refluks asam, ketika asam lambung mengalir ke kerongkongan.
  • Sering bersendawa: Sakit lambung bisa menyebabkan gas berlebih yang menumpuk di dalam perut dan menyebabkan bersendawa.
  • Nafsu makan menurun: Beberapa orang mungkin merasa kenyang atau mual setelah makan hanya beberapa suap atau gigitan.

Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan penyebab yang mendasari dan mendapatkan pengobatan yang tepat.

Baca Juga : 12+ Cara Mengatasi Rambut Rontok Secara Alami dan Permanin

Penyebab Penyakit Asam Lambung

Asam lambung adalah kondisi ketika asam dari lambung kembali naik ke kerongkongan, menyebabkan sensasi terbakar yang tidak nyaman pada dada. Beberapa penyebab umum dari penyakit asam lambung antara lain:

Makanan: Makanan yang memicu produksi asam lambung atau yang sulit dicerna seperti makanan pedas, makanan berlemak, kopi, alkohol, soda, cokelat, dan jus jeruk dapat menyebabkan asam lambung naik.

Gaya hidup: Kebiasaan buruk seperti merokok, minum alkohol, dan kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko terkena asam lambung.

Stres: Stres kronis dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memperburuk gejala.

Obat-obatan: Beberapa obat seperti aspirin, ibuprofen, dan obat-obatan tertentu untuk tekanan darah tinggi atau depresi dapat merangsang produksi asam lambung.

Kondisi medis: Beberapa kondisi medis seperti hernia hiatal, GERD (gastroesophageal reflux disease), dan kehamilan dapat menyebabkan asam lambung naik.

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan penyebab yang tepat dari penyakit asam lambung dan mengobatinya dengan benar.

Baca Juga : Pengertian Itikaf? Niat, Syarat, Hukum, Dan Tata Caranya

Ciri-Ciri Penyakit Asam Lambung Naik?

Asam lambung naik atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) biasanya ditandai dengan gejala-gejala seperti:

Nyeri ulu hati:

Nyeri ini biasanya terasa seperti terbakar atau terasa panas dan terjadi di bagian atas perut.

Mual dan muntah:

Gejala ini biasanya terjadi setelah makan atau saat terlentang.

Perut kembung:

Terkadang asam lambung naik juga disertai dengan perut kembung dan rasa tidak nyaman di perut.

Rasa asam atau pahit di mulut:

Ini terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan mencapai mulut.

Batuk dan suara serak:

Asam lambung naik dapat memicu batuk dan suara serak karena asam lambung yang masuk ke paru-paru dan kerongkongan.

Sakit tenggorokan:

Asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat menyebabkan sakit tenggorokan, terutama ketika menelan.

Jika Anda mengalami gejala-gejala seperti di atas secara terus-menerus atau berat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Cara Mengobati Penyakit Asam lambung

Penyakit asam lambung atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) dapat diobati dengan berbagai cara, tergantung pada tingkat keparahan dan penyebabnya. Beberapa cara pengobatan yang dapat dilakukan antara lain:

Perubahan gaya hidup: Menghindari makanan pedas, berlemak, dan asam, serta tidak merokok dan minum alkohol.

Penggunaan obat antasida: Obat ini dapat membantu mengurangi rasa sakit dan gejala asam lambung dengan cara menetralkan asam lambung.

Penggunaan obat penghambat proton: Obat ini dapat membantu mengurangi produksi asam lambung dengan menghambat pompa proton pada sel-sel perut.

Penggunaan obat penghambat H2: Obat ini juga dapat membantu mengurangi produksi asam lambung, dengan menghambat aksi histamin pada sel-sel lambung.

Operasi: Jika pengobatan dengan cara di atas tidak efektif, dokter dapat merekomendasikan operasi untuk memperbaiki masalah yang mendasari penyakit asam lambung.

Namun, sebelum memutuskan cara pengobatan yang tepat, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu agar mendapatkan diagnosis yang akurat dan rekomendasi pengobatan yang tepat.

Baca Juga : Download Vidmate Versi Lama (2014) Apk Terbaik Tanpa Iklan

Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Asam Lambung

GERD dapat diatasi dengan mengubah perilaku sehari-hari, seperti menurunkan berat badan, tidak langsung berbaring setelah makan, menjauhi makanan tertentu, termasuk buah yang asam, dan berhenti merokok.

Beberapa tanaman herbal, seperti jahe, juga diklaim bermanfaat untuk mengatasi penyakit asam lambung.

Dokter juga dapat memberikan obat untuk mengatasi penyakit asam lambung dan meredakan maag. Jika cara tersebut belum dapat mengatasi tidak ada lian selain dengan cara operasi dapat dilakukan.

Pengobatan asam lambung memerlukan biaya tidak sedikit. Oleh karena itu, memiliki asuransi kesehatan bisa menjadi solusi praktis untuk menghemat kemungkinan biaya pengobatan kondisi saat ini atau nanti.

Penyakit asam lambung dapat dicegah dengan tidak segera berbaring setelah makan, menghindari konsumsi makanan yang pedas dan asam, serta menerapkan jadwal makan yang teratur.

Selain itu, penyakit ini juga dapat dicegah dengan berhenti minum minuman berkafein, seperti kopi, serta minuman beralkohol.

Itulah sedikit tentang penjelasan asam lambung semoga bermafaat, Ayo jaga kesehatan tubuh kita dengan mengatur pola makan yang teratur dan baik.

Berita terkait

spot_img

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini