Program Presiden Prabowo Subianto Dilecehkan SPPG Tanah Merah 002, Dadan Hindayana Kepala Badan Gizi Nasional Diminta Menutup Dapurnya

BANGKALAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Menyongsong Indonesia Emas 2045. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto untuk Indonesia Emas 2045.

Namun fakta dilapangan kualitas menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Seorang wali murid bernama Imam, orang tua penerima manfaat dari SDN Poter 1, mempertanyakan kelayakan makanan yang disalurkan oleh SPPG Patemon Tanah Merah 002.

Sorotan itu muncul setelah beredarnya foto menu MBG yang dinilai jauh dari standar kelayakan gizi anak. Dalam menu tersebut tampak hanya berisi telur rebus, tahu, sedikit sayur kecambah, beberapa potong gula, serta bahan pendamping lain yang dinilai minim variasi dan nilai gizi.

“Imam melontarkan kekecewaannya sebagai orang tua penerima manfaat program; saya sebagai wali murid mempertanyakan, apakah menu seperti ini bisa disebut bergizi? Jika seperti ini, saya yakin mitra dapur berani melawan instruksi dari Bapak Presiden Prabowo Subianto,” paparnya.

Dokumentasi Menu Makanan Bergizi Kurang Bergizi dan Mengandung Polusi Untuk Dikonsumsi Sebagai Program Prestasi Prioritas Presiden
      Imam menilai bukan hanya mitra dapur yang perlu dievaluasi, namun juga kepala SPPG hingga tenaga ahli gizi yang bertanggung jawab dalam penyusunan menu MBG. Karena sudah melecehkan Program Presiden Prabowo Subianto, alangkah baiknya Dadan Hindayana Kepala Badan Gizi Nasional menutup Dapur SPPG Patemon Tanah Merah 002, ujarnya, Jumat (13/02/2026).

“Menurutnya, jika menu yang disajikan tidak layak, hal itu menunjukkan adanya indikasi bahwa penyedia lebih mengutamakan keuntungan pribadi dibanding kualitas makanan bagi anak-anak penerima manfaat.

“Kalau menunya seperti ini, patut dipertanyakan peran ahli gizi dan pengelola dapur. Seharusnya makanan tidak hanya bergizi, tetapi juga disukai anak-anak. Imam menegaskan bahwa dapur SPPG memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan program nasional tersebut berjalan sesuai tujuan.

“Sebagai orang tua, Imam berharap mitra dapur beserta seluruh jajaran dapat segera berbenah demi menjaga marwah program MBG yang digagas pemerintah. Program ini sangat mulia dan kami berharap pelaksana di lapangan bisa memperbaiki kualitas menu demi masa depan anak-anak,” ungkapnya. (Nasir)

Presiden Prabowo Subianto

Dadan Hindayana Kepala Badan Gizi Nasional

Baca Lainya :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img