SURABAYA – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya tidak diragukan lagi dalam penanganan Penyelamatan bagi masyarakat terdampak kebakaran sebab mampu meredam kobaran api dengan cepat. Sehingga warga merasa terlindungi serta diayomi oleh pejabat pemerintah Kota Surabaya.
"Menyikapi hal ini, Moh Hosen Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur mengapresiasi Ir. RR. Laksita Rini Sevriani, M.Si. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) antusias dan sigap tangani Laporan Masyarakat Terkait kebakaran, sehingga situasi dan kondisi lingkungan aman Kondusif, ujar Ketua KAKI Jatim, Jumat (06/03/2026).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Ir. RR. Laksita Rini Sevriani, M.Si, layak diapresiasi Forkopimda dan seluruh masyarakat, karena beliau seorang wanita yang tangguh berani mengambil resiko besar demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, itulah sejatinya pejabat negara yang berjiwa patriot,” tutur Hosen KAKI Jatim.
Diketahui kebakaran rumah di jalan Rembang Purwodadi 7-B Kelurahan Dupak, kecamatan Krembangan, pada hari Kamis (05/03) sekitar pukul 09.26 WIB bahwa rumah milik Chairunisa 61 tahun ini dikabarkan terbakar. Dalam kejadian tersebut korban mengalami luka bakar 10 % akibat tertimpa runtuhan kayu,” papar Hosen KAKI Jatim.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Ir. RR. Laksita Rini Sevriani, M.Si, mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari salah satu warga bernama Aris pada pukul 09.26 WIB. Petugas langung meluncur ke lokasi untuk melakukan pemadaman api yang membesar hingga petugas sampai dilokasi pada 09.29 WIB.
Dalam penanganan kejadian peristiwa kebakaran ini, pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) menurunkan sebanyak 12 unit tempur yang terdiri dari Unit Rayon 1 dan Team Rescue hingga api bisa dipadamkan serta pembasahan pada pukul 10.27 WIB, ujar Ir RR Laksita Rini Sevriani.
Kepala dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya menambahkan bahwa kebakaran berawal dari rumah saudari Chairunisa yang kini belum diketahui penyebabnya, rumah tersebut berukuran 3 m x 6 m (2 lantai) dan masih dalam penyelidikan.
Kebakaran berdampak menalar kerumah saudara Rusmadi 68 tahun yang berada di sampingnya. Untung dari kejadian tersebut, rumah Rusmadi yang berukuran 2,5 m x 6 m tidak semua menjadi imbasnya hanya dilantai 2 saja,” ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya. (Kusnadi)
