Ketua KAKI Jatim: Jangan Jadikan Demonstrasi sebagai Modus Minta Bantuan atau Transaksi

JAKARTA– Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur, Moh Hosen, melontarkan peringatan keras agar aksi demonstrasi tidak disalahgunakan menjadi sarana kepentingan pribadi maupun transaksi tertentu.

Menurut Hosen, demonstrasi merupakan bagian dari kebebasan menyampaikan pendapat dan harus ditempatkan sebagai instrumen kontrol sosial.

Karena itu, aksi massa semestinya membawa persoalan yang jelas, tuntutan yang terukur, serta kepentingan masyarakat yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Ketua KAKI Jatim, Kamis (27/08/2026).

“Jangan sampai demonstrasi hanya dijadikan modus untuk meminta bantuan, mencari keuntungan, apalagi membuka ruang transaksi. Kalau sudah begitu, itu bukan lagi perjuangan aspirasi masyarakat,” tegas Hosen.

Ia menilai, aksi demonstrasi yang murni menyuarakan kepentingan publik harus memiliki dasar persoalan yang jelas dan tidak berhenti pada tekanan kepada pihak tertentu.

Hosen juga mengingatkan organisasi maupun kelompok masyarakat agar menjaga marwah gerakan.

Jangan sampai aksi yang seharusnya menjadi alat perjuangan justru kehilangan legitimasi karena ditunggangi kepentingan pribadi atau kelompok.

“Kalau ada persoalan masyarakat, sampaikan secara terbuka. Kalau ada dugaan pelanggaran, laporkan dengan data dan bukti. Jangan menjadikan demonstrasi sebagai alat tawar-menawar,” ujarnya.

Ia menegaskan, KAKI Jatim mendukung hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara konstitusional. Namun kebebasan tersebut harus dibarengi tanggung jawab, integritas, dan tujuan yang benar-benar berpihak kepada kepentingan publik.

“Jangan jual nama rakyat untuk kepentingan pribadi. Jangan mengatasnamakan aspirasi masyarakat kalau ujungnya hanya meminta sesuatu. Gerakan antikorupsi harus bersih dari praktik transaksional,” pungkasnya.

Sikap tersebut, kata Hosen, penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap gerakan sosial dan lembaga pengawas.

Demonstrasi harus menjadi ruang menyampaikan kritik dan memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan menjadi instrumen tekanan untuk memperoleh keuntungan tertentu, pungkas Ketua KAKI Jatim. (Kus)

Baca Lainya :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img