JAKARTA – Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur, Moh Hosen, memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto atas keberhasilan mengungkap laboratorium rahasia (clandestine lab) narkotika terbesar di Indonesia yang memiliki kapasitas produksi mencapai 1,2 ton narkotika.
Menurut Hosen, keberhasilan tersebut menjadi bukti keseriusan dan ketegasan Kapolri bersama jajaran kepolisian dalam memerangi jaringan peredaran narkotika internasional yang mengancam masa depan generasi bangsa.
Hosen menilai Jenderal Suyudi Ario Seto merupakan sosok Kapolri yang lugas, tegas, berintegritas, dan berkualitas. Keberhasilannya membongkar jaringan narkotika lintas negara setelah melalui pemantauan selama berbulan-bulan patut mendapatkan apresiasi.
“Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto adalah penyelamat anak bangsa. Keberhasilan mengungkap laboratorium narkotika dengan kapasitas produksi mencapai 1,2 ton merupakan prestasi luar biasa. Ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga upaya menyelamatkan masa depan generasi muda Indonesia dari bahaya narkoba,” ujar Hosen.
Lebih lanjut, Hosen menyoroti sikap Jenderal Suyudi ketika menyampaikan kronologi pengungkapan kasus tersebut dalam konferensi pers di Pidie, Aceh, Jumat (23/10/2026).
Menurutnya, ada momen yang patut menjadi teladan ketika Kapolri menghentikan sementara penyampaian keterangannya saat terdengar suara azan berkumandang. Jenderal Suyudi tampak menundukkan kepala dan memberikan kesempatan untuk mendengarkan panggilan salat.
“Hal sederhana tersebut menunjukkan sikap menghormati panggilan ibadah. Di tengah kesibukan menjalankan tugas negara dan menyampaikan keberhasilan besar kepolisian, beliau tetap menunjukkan sikap santun dan menghargai suara azan,” ungkapnya.
Hosen berharap keberhasilan pengungkapan kasus narkotika berskala besar ini menjadi momentum bagi Polri untuk semakin memperkuat pemberantasan narkoba hingga ke jaringan pemasok, bandar besar, produsen, dan seluruh pihak yang terlibat.
“Jangan berhenti pada pengungkapan laboratorium saja. Bongkar sampai ke akar-akarnya, tangkap seluruh jaringan yang terlibat, dan jangan beri ruang bagi bandar narkoba untuk merusak masa depan anak bangsa,” tegas Hosen.
KAKI Jatim berharap ketegasan dan integritas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto terus dipertahankan demi mewujudkan Indonesia yang bersih dari peredaran narkotika,” pungkasnya. (Syaif)
