Kamaruddin Simanjuntak Menduga Laporan Harta RP 47 M Dirut Taspen ANS Kosasih Palsu

JAKARTA – Dirut Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih (ANS Kosasih) mengaku memiliki Rp47 miliar, namun dibantah oleh Kamaruddin Simanjuntak.Kamaruddin Simanjuntak menduga Dirut Taspen ANS Kosasih berbohong.

Hal ini diungkap Kamaruddin Simanjuntak setelah menemukan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Dirut Taspen ANS Kosasih yang mengaku memiliki Rp47 miliar diduga palsu.

“Saya temukan LHKPN-nya diduga palsu,” kata Kamaruddin dikutip dari YouTube Uya Kuya TV, 26 Agustus 2023. Melansir dari laman LHKPN KPK, Dirut Taspen ANS Kosasih mengaku memiliki Rp47 miliar saat menyampaikan laporan pada 31 Maret 2023 untuk periodik 2022.

Adapun rinciannya sebagai berikut.

Ada 6 tanah dan bangunan di Jakarta serta 1 tanah di Malang dengan total nilai Rp19,8 miliar. Kemudian 3 mobil (1 Mitsubishi Pajero Sport dan 2 Honda CRV) dengan total nilai Rp1,4 miliar.

Harta bergerak lainnya senilai Rp8,9 miliar, kas dan setara kas Rp16,4 miliar, serta harta lainnya Rp537 juta. Ternyata harta kekayaan yang diakui oleh Dirut Taspen ANS Kosasih diduga palsu oleh Kamaruddin Simanjuntak.

Kemudian Kamaruddin memutuskan untuk menyurati Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), namun tidak ada tindakan sama sekali. Ia mengaku bingung, bagaimana bisa KPK yang mewajibkan pejabat untuk mengisi LHKPN malah diam saja ketika ada pejabat melaporkan data palsu.

Kamaruddin Simanjuntak bahkan sampai memberi somasi kepada ketua KPK. “Dijawab oleh pihak KPK bahwa LHKPN itu bukan akta otentik,” tegasnya.

Jawaban dari KPK justru menambah tanya dari Kamaruddin Simanjuntak. “Kalau tidak otentik, untuk apa orang disuruh-suruh di situ? Kalau bisa dipalsu-palsu,” tanyanya. Mungkinkah harta Dirut Taspen ANS Kosasih lebih dari Rp47 miliar, Pungkasnya.

Penulis: Korlip Nasional

Berita terkait

spot_img

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini