SURABAYA – Moh Hosen Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) jawa Timur mengatakan Pendaftaran penerimaan anggota Polri untuk Tahun Anggaran 2026 ditegaskan gratis dan tidak dipungut biaya apa pun. Hal ini sejalan dengan komitmen Polri untuk menyelenggarakan rekrutmen yang bersih, transparan, dan akuntabel, serta bebas dari praktik calo atau pungli.
“Memasuki musim seleksi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tahun 2026, disarankan anak bangsa yang mumpuni mengenakan seragam kebanggaan Bhayangkara. Namun menjadi seorang polisi bukan hanya tentang kebanggaan pribadi, tetapi juga tentang pengabdian tulus kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Menyikapi hal ini, Hosen Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam rekrutmen anggota Polri gratis. Namun diduga ada oknum polisi di Wilayah Polda Jatim yang mengaku dibantu orang Mabes Polri mematok harga ratusan juta supaya lolos jadi polisi Bintara,"kata Hosen KAKI, Kamis (16/04/2026).
Informasi yang beredar ini bertentangan dengan Komitmen Polri dalam Rekrutmen anggota Kepolisian tahun 2026 dengan tegas mengatakan gratis tanpa bayar apapun.
Akan tetapi fakta dilapangan masih ada oknum Polri yang mengaku dibantu orang mabes Polri meminta uang ratusan juta kepada calon anggota Polri dengan ratusan juta dan manakala tidak sukses uang akan dikembalikan 30 persen,” ujar Keluarga calon Polri Kepada Ketua KAKI Jatim.
Lambat laun persoalan ini akan kami laporkan ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selaku penanggung jawab Kepolisian Republik Indonesia. Karena oknum polri tersebut dinilai telah merusak marwah dan martabat institusi Bayangkara yang selama ini dijaga dengan baik oleh pihak Mabes Polri,” tuturnya.
“Pasalnya pungutan uang dalam rekrutmen Polri, baik yang diminta oleh oknum anggota maupun pihak luar (calo), termasuk dalam tindak pidana pungutan liar (pungli), suap, dan penipuan. Institusi Polri menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan anggota Polri (Akpol, Bintara, Tamtama) adalah gratis dan tidak dipungut biaya apapun.
“Hosen KAKI menegaskan, dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2006 disebutkan calon anggota POLRI tidak boleh dikenakan biaya pendaftaran, dan Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian yang melarang penerimaan imbalan dalam seleksi anggota POLRI.
Diketahui Jadwal Pendaftaran Penerimaan Polri 2026 sudah berjalan untuk Akpol, Bintara dan Tamtama sebagai berikut:
Akpol
9 – 30 Maret 2026: Pendaftaran Online dan Verifikasi
31 Maret 2026: Pakta Integritas
31 Maret – 4 April 2026:Rikmin Awal
7 – 11 April 2026: RIKKES I
23 – 25 April 2026: CAT Psikologi I
6 – 11 Mei 2026: CAT Uji Akademik
17 – 19 Mei 2026: Pelaksanaan EKG
21 – 24 Mei 2026: Uji Jasmani dan Antro
4 Juni 2026: Sidang Menuju RIKKES II
5 – 6 Juni 2026: RIKKES II
13 – 15 Juni 2026: PMK dan PSI II
16 – 17 Juni 2026: Rikmin Akhir
26 Juni 2026: Sidang Akhir Panda
3 – 27 Juli 2026: Seleksi TK Panpus
1 Agustus 2026: Buka Dik Akpol
Bintara
9 – 30 Maret 2026: Pendaftaran Online dan Verifikasi
31 Maret 2026: Pakta Integritas
5 – 10 April 2026: Rikmin Awal
12 – 25 April 2026: RIKKES I
26 April – 1 Mei 2026: CAT Psikologi I
12 – 26 Mei 2026: Uji Akademik, Uji Komputer dan TKK (Bakomsus)
4 Juni 2026: Sidang Menuju Rikkes II
7 – 10 Juni 2026: RIKKES II
11 – 15 Juni 2026: UKJ
16 – 20 Juni 2026: PMK dan PSI II
24 – 26 Juni 2026: Supervisi Panpus
3 Juli 2026: Sidang Akhir Kelulusan
20 Juli 2026: Buka Dik Bintara
Tamtama
9 – 30 Maret 2026: Pendaftaran Online dan Verifikasi
31 Maret 2026: Pakta Integritas
12 – 17 April 2026: Rikmin Awal
26 – 30 April 2026: RIKKES I
4 – 5 Mei 2026: CAT Psikologi I
24 – 26 Mei 2026: Uji Akademik
4 Juni 2026: Sidang Menuju RIKKES II
11 – 12 Juni 2026: RIKKES II
16 – 18 Juni 2026: Uji Jasmani dan Antro
21 – 23 Juni 2026: PMK dan PSI II
24 – 27 Juni 2026: Rikmin Akhir dan Supervisi Panpus
3 Juli 2026: Sidang Akhir Kelulusan
20 Juli 2026: Buka Dik Tamtama. (A.Fandi)
